ORANGTUA kerap marah dan kadang berlaku kasar bila anak tiba-tiba mogok sekolah. Sikap seperti ini tentu tidak baik dan bisa berdampak buruk pada si anak, orangtua seharus bisa lebih bijak dengan mencari tahu apa penyebab anak bersikap seperti itu sehingga bisa mencari tahu cara mengatasinya. Berikut, ada sembilan alasan pokok yang biasanya menjadi pemicu anak malas pergi ke sekolah.
1.SAKIT
Ini merupakan penyebab yang paling sering. Bila biasanya dia sangat bahagia pergi ke sekolah, tiba-tiba tanpa alasan yang jelas dia rewel dan inginnya selalu digendong atau menjadi tergantung pada orang tua. Bisa jadi karena dia sedang tak enak badan. Biarkan saja untuk sementara anak tak masuk sekolah. Begitu tuibuhnya sudah mulai enakan, perasaan si kecil pasti juga akan membaik dan ia pun akan kembali bersemangat masuk sekolah
2.TAKUT PADA PENGGANGGU
Rasa takut pada temannya yang "jahat" umumnya terjadi pada anak yang sensitif. Anak seperti ini biasanya menjadi korban dari anak yang lebih dominan dan "kuat" di sekolahnya. Coba bicaralah pada gurunya. Guru biasanya lebih mengatahui latar belakang kenapa anak didiknya tiba-tiba Jadi agresif dan "nakal," atau ketakutan. Bisa jadi, mereka punya masalah di keluarganya, entah karena kekacauan perkimpoian orangtuanya atau kelahiran adik baru.
3.PUTUSNYA PERSAHABATAN
Anak-anak biasanya akan merasa lebih baikjika berada dalam satu grup dengan teman-temannya. Mereka akan bermain, duduk dan makan siang bersama-sama, melakukan banyak hal bersama. Namun, "persahabatan" mereka ini tak selamanya langgeng. Ada katanya, ada satu anak yang harus keluar dari grup tersebut. Si kecil yang tersingkir" ini biasanya akan duduk sendirian di pojok, sementara teman-teman lainnya melakukan permainan lainnya tanpa mengikutsertakan dirinya. Sebagai orang tua, ada baiknya meminta bantuan guru di sekolah untuk membujuk si kecil agar mau kembali bersekolah.
4.TAK MAU LEPAS DARI IBU
Ini persoalan klasik yang sering terjadi dan kerap terjadi pada ibu yang tinggal di rumah ataupun bekerja di rumah. Lain halnya jika si ibu secara teratur pergi bekerja, si kecil akan segera menyadari bahwa permohonannya agar sl ibu berada di rumah tidak berhasil.
5. KEDATANGAN ADIK BAYI
Kala si adik datang, biasanya si kakak mendadak jadi berubah perangai, termasuk malas sekolah. Pasalnya, di rumah sedang ada adik baru yang selalu mendapat perhatian orang-orang serumah. Akhirnya, ia pun merasa di-rinya dilupakan.
6. MASIH TERLALU MUDA
Walau si ibu dan guru tahu akan kesulitan yang bakal terjadi jika memasukkan anak terlalu muda ke sekolah, tapi kadang ada "kebutuhan" mendesak yang membuat anak harus masuk sekolah. Akibatnya, anak seperti "ditekan" harus menghadapi "masalah". Anak-anak yang tclalu muda masuk sekolah biasanya akan menjadikan gurunya sebagai pengganti ibunya. Tak heran bila ia menginginkan selalu dipangku oleh "ibu pengganti" ini dan selalu mengikuti ke mana pun si "ibu" ini pergi. Dia juga menuntut perhatian penuh dari gurunya. Akibat lain, ia masih takut dan akhirnya ogah pergi ke sekolah.
7.TAK SUKA IBU GURU
Bagaimanapun, kecocokan tidaklah dapatdipaksakan. Bisa saja si kecil tak merasa cocok dengan gurunya, atau sebaliknya, sang gurulah yang merasa tak cocok pada buah hati kita. Tentu saja, guru tak bakal menunjukkan sikapnya. Dia pasti akan membuat pendekatan dengan si kecil dan melakukan hal-hal yang pahtas dan semestinya. Toh, bagaimanapun anak tak bisa dibohongi. Dia pasti akan merasakan "ketidaksukaan" gurunya, akibatnya dja pun menolak pendekatan dari gurunya dah malas ke sekolah.
8.MERASA TAK MAMPU
Entah karena gugup melakukan sesuatu atau karena kapasitas mentalnya yang belum cukup berkembang untuk menerima pembelajaran yang disodorkan padanya, anak akhirnya butuh waktu lebih lama dalam menangkap apa-apa yang diberikan guru.
9.BOSAN SEKOLAH
Rasa bosan pada anak bisa terjadi karena banyak sebab, salah satunya karena tak ada yang menarik di sekolah. Sekolah juga turut berperan. Anak tidak cukup diberi pengalaman yang menarik. Misalnya, keterampilan menempel dan menggunting hanya dilakukan dengan kertas dan gunting, tanpa lem hanya karena pihak sekolah takut kotor. Permainan yang dilakukan juga hanya itu-itu saja. Bisa dibayangkan jika anak pun lama-lama akan bosan(Anak POERNAMA)
Betul.... rasa bosan yag kerap seklai anak malas sekolah
BalasHapus